Cara Menghemat Baterai Notebook / Laptop


Mungkin kita sering bertanya-tanya bagaimana supaya baterai laptop kita awet?
Sebaiknya baterai laptop dilepas atau dipasang?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut pertama mari kita bahas jenis baterai Notebook/Laptop. Sebagian besar notebook/Laptop yang beredar saat ini menggunakan baterai lithium ion yang lebih ringan dibandingkan dengan baterai notebook NiCD.

Kelebihan baterai notebook Lithium Ion dibandingkan jenis lainnya adalah ratio energi dibanding berat yang baik, tidak memiliki sifat lazy battery sehingga tak perlu dikosongi sebelum dicharge, kerapatan energi baterai Li-Ion mampu menyimpan energi 3x lebih banyak dibandingkan dengan baterai notebook NiCD dan sebagainya. Yang perlu diingat dalam menghemat baterai notebook/laptop, baterai notebook/laptop lithium ion tidak dapat disimpan dalam waktu lama tanpa dipakai sama sekali. Baterai ini akan rusak karena senyawa baterai akan mengering.

Lalu bagaimana dengan jawaban pertanyaan diatas?
jawabannya ada di pendapat masing-masing

Tips Menghemat Baterai Notebook/Laptop
Adaptor yang diberikan pada paket penjualan akan memutuskan arus listrik bila baterai telah penuh. Jadi tidak perlu takut baterai akan over-charge. Tapi ada baiknya saat sedang dalam proses charging, jangan bebani baterai notebook/Laptop dengan pekerjaan yang berat, misal menyetel film, rendering video, main game, dll.

biasakan dua atau tiga hari sekali menghabiskan daya baterai notebook/laptop dengan cara menggunakan daya baterai saja saat digunakan dan bila warning low baterai muncul, tinggal pasang adaptor kembali. Selain itu menggunakan baterai notebook/laptop hanya hingga tersisa 20% atau 30% dari kapasitas baterai sebelum melakukan recharging, dapat meningkatkan umur baterai notebook tersebut. Kemudian untuk menghindari pembacaan yang salah, lakukan full charge-discharge setiap 30 proses charging baterai notebook.
Cara Menghemat Baterai Notebook / Laptop